Cara Install Flowise di VPS Murah: Sempat Gagal karena Bug

Table of Contents

Flowise adalah salah satu platform untuk membangun AI Agent secara visual, tanpa perlu menulis kode. Kita tinggal menyusun alur kerja dengan menghubungkan blok-blok komponen di kanvas, mirip menyusun diagram, lalu alur itu bisa langsung dipakai untuk membuat chatbot atau automasi berbasis AI.

Saya mencoba menginstalnya sendiri di VPS, dengan harapan bisa dipakai untuk eksperimen AI Agent sederhana. Prosesnya ternyata tidak semulus yang saya bayangkan, bukan karena rumit, tapi karena saya sempat kena bug yang, setelah ditelusuri, ternyata juga dialami banyak pengguna lain di seluruh dunia.

Artikel ini saya tulis sebagai panduan lengkap instalasinya, sekaligus catatan jujur soal kendala yang mungkin kalian alami juga kalau mencoba hal yang sama.

Ilustrasi karakter menatap bingung ke arah kotak aplikasi yang gagal menyala, menggambarkan proses debug instalasi yang berujung pada bug software di luar kendali pengguna


Kenapa Menjalankan Flowise di VPS

Flowise bisa dijalankan di laptop sendiri, tapi saya memilih VPS karena dua alasan sederhana. Pertama, environment-nya bersih, tidak bercampur dengan aplikasi lain yang sudah terpasang di laptop. Kedua, VPS bisa diakses kapan saja tanpa laptop harus menyala terus, penting kalau nantinya Flowise ini dipakai untuk sesuatu yang berjalan terus-menerus.

Sebelumnya saya juga sudah mencoba menginstal n8n di VPS yang sama untuk kebutuhan serupa, membangun AI Agent tanpa coding. Bedanya, n8n lebih condong ke automasi lintas aplikasi, sementara Flowise lebih fokus ke penyusunan alur percakapan dan model AI. Saya ingin tahu apakah pengalaman instalasinya akan semudah n8n, atau ada tantangan yang berbeda.

Soal VPS sendiri, saya perlu mengingatkan satu hal: kalau kalian berniat menyewa VPS murah untuk eksperimen seperti ini, ada beberapa risiko yang perlu dicek dulu, dari jenis jaringan sampai soal kestabilan layanan, yang pernah saya bahas lebih detail di tulisan sebelumnya soal risiko VPS murah.


Modal yang Dibutuhkan

Untuk instalasi ini, saya menggunakan VPS dengan spesifikasi 1 core CPU dan RAM 2GB, sistem operasi Ubuntu 22.04 LTS. Docker sudah terpasang di server ini dari eksperimen n8n sebelumnya, jadi saya bisa langsung lanjut ke instalasi Flowise tanpa mengulang setup dari nol.

Kalau kalian baru mulai dan belum punya Docker terpasang, prosesnya perlu langkah tambahan di awal: update sistem, tambah repository resmi Docker, baru install Docker Engine-nya. Setelah itu, instalasi tools apa pun lewat Docker, termasuk Flowise, jadi jauh lebih sederhana.


Langkah 1: Menjalankan Flowise Lewat Docker

Perintah dasarnya cukup satu baris:

sudo docker run -d --name flowise -p 3000:3000 flowiseai/flowise

Penjelasan singkat perintah ini: `-d` menjalankan container di background, `--name flowise` memberi nama container ini, `-p 3000:3000` membuka port 3000 supaya bisa diakses dari browser nanti.

Proses download image-nya berjalan normal, beberapa layer terunduh satu per satu sampai selesai. Sejauh ini terlihat sama mulusnya dengan instalasi n8n dulu.


Langkah 2: Container Ternyata Langsung Mati

Saya cek status container-nya:

sudo docker ps -a

Statusnya "Exited (1)", bukan "Up" seperti yang saya harapkan. Container-nya sempat menyala, tapi langsung berhenti sendiri dalam hitungan detik.

Untuk tahu penyebabnya, saya cek log lengkapnya:

sudo docker logs flowise

Sebagian besar proses inisialisasi sebenarnya berhasil. Data source, migrasi database, identity manager, semuanya lolos satu per satu. Tapi di baris-baris akhir, muncul error fatal:

TypeError: this.db.exec is not a function
at new SQLiteStore

Errornya terjadi di komponen penyimpanan sesi login Flowise, bagian yang sama sekali tidak saya sentuh atau konfigurasi sendiri.


Langkah 3: Mencari Tahu Penyebabnya

Saya coba telusuri error ini lebih lanjut, dan ternyata ini bukan masalah baru. Ada laporan dari pengguna lain dengan pesan error yang persis sama, muncul setelah image Flowise di-upgrade ke versi tertentu, bahkan pada instalasi baru tanpa database sebelumnya sama sekali. 

Menurut penelusuran komunitas, penyebabnya ada pada satu dependency internal yang tidak dikunci ke versi tertentu di dalam image resmi Flowise, sehingga container yang dibangun setelah titik waktu tertentu ikut membawa masalah yang sama, di versi manapun.

Dengan kata lain, saya tidak salah menjalankan perintah apa pun. Saya hanya kebetulan mengunduh image di saat sedang bermasalah, dan kemungkinan besar kalian yang mencoba instalasi ini bisa mengalami hal serupa.


Langkah 4: Solusi, Pakai Versi Image yang Lebih Lama

Karena masalahnya ada di dalam image "latest", solusi yang saya coba adalah mengunduh versi yang lebih lama, dengan harapan versi itu dibuat sebelum bug-nya muncul.

Hapus dulu container yang gagal tadi:

sudo docker rm -f flowise

Lalu jalankan versi spesifik, bukan "latest":

sudo docker run -d --name flowise -p 3000:3000 flowiseai/flowise:2.2.8

Image versi 2.2.8 terunduh lengkap. Saya cek statusnya lagi setelah menunggu beberapa menit:

sudo docker ps -a

Kali ini statusnya "Up", dan tetap "Up" setelah beberapa menit berlalu, tidak langsung berhenti seperti percobaan pertama. Log-nya juga bersih dari error fatal yang sebelumnya muncul.


Langkah 5: Mengakses Flowise dari Browser

Ini bagian yang mungkin berbeda tergantung jenis VPS kalian. Kalau VPS kalian punya IP publik dengan port bebas, kalian bisa langsung akses lewat `http://ip-vps-kalian:3000`.

VPS yang saya pakai tipe NAT, hanya diberikan satu port khusus untuk SSH, jadi port 3000 tidak bisa dibuka langsung ke publik. 

Solusinya, saya menggunakan SSH tunnel, meneruskan koneksi dari laptop ke port Flowise di VPS lewat koneksi SSH yang sudah ada. 

Saya sempat membahas cara setup tunnel ini lebih detail waktu menghadapi masalah serupa di instalasi n8n.

Setelah tunnel aktif, saya buka di browser laptop:

http://localhost:3000

Halaman Flowise muncul sempurna, menampilkan dashboard "Chatflows" yang masih kosong, lengkap dengan tombol "Add New" di pojok kanan atas.

Halaman dashboard Chatflows Flowise yang berhasil dibuka di browser, masih kosong tanpa chatflow


Kalau Kalian Mengalami Error yang Sama

Kalau kalian mencoba menjalankan Flowise lewat Docker dan mendapati container langsung berhenti dengan error yang menyebut SQLiteStore, kalian tidak salah melakukan apa pun. Itu bug dari image resminya sendiri. 

Solusi tercepat, gunakan tag versi spesifik yang lebih lama seperti yang saya lakukan, dari pada menggunakan versi "terbaru"

Kalau versi 2.2.8 di kemudian hari juga bermasalah, atau pengembang Flowise sudah merilis perbaikan resminya, kemungkinan kalian perlu mencoba versi lain atau cek dokumentasi resmi mereka untuk tag terbaru yang stabil.


Yang Saya Pelajari

Tools open source yang punya nama besar sekalipun tidak selalu mulus dipakai. Instalasi n8n sebelumnya, kendalanya ada di sisi infrastruktur VPS saya sendiri, soal jaringan dan port. 

Flowise ini kendalanya justru ada di software-nya sendiri, sesuatu yang sepenuhnya di luar kendali saya sebagai pengguna.

Kalau kalian baru mulai belajar menjalankan tools semacam ini di VPS, dua hal ini layak dicatat: pertama, jangan langsung panik kalau instalasi gagal, cek dulu log-nya sebelum menyimpulkan itu salah kalian. 

Kedua, kalau menemukan bug yang mencurigakan, coba cari tahu dulu apakah orang lain sudah melaporkan hal yang sama, sebelum menghabiskan waktu mendiagnosis dari nol.

Flowise sudah bisa saya akses sekarang, tapi saya belum membuat apa pun di dalamnya. Langkah berikutnya yang ingin saya coba, menyusun satu chatflow sederhana, lalu membandingkan langsung pengalamannya dengan n8n.