Penyebab Voucher Listrik Tidak Bisa Masuk Ke Meteran Listrik dan Cara Mengatasinya




Jika melihat banyaknya masyarakat yang mulai beralih dari gaya hidup tradisional menuju ke modern, seperti diantaranya adalah dengan pemakaian alat-alat listrik dan elektronik. Maka tak bisa dipungkiri jika kebutuhan akan listrik kian lama juga kian mengalami peningkatan.

Yang dulunya cukup menggunakan listrik dengan daya 900VA, kini harus beralih ke daya 1300VA atau bahkan lebih. Sejalan dengan hal itu, tentu banyak diantara kita yang ingin menghemat pemakaian listrik agar biaya pengeluaran bulanan menjadi lebih kecil atau terkendali.

Salah satu cara yang bisa ditempuh adalah dengan mengganti listrik sistem pascabayar menjadi listrik sistem prabayar. Nantinya pengisian bisa mengandalkan voucher listrik murah.

Sistem listrik prabayar ini bertujuan untuk membuat masyarakat lebih mudah dalam mengendalikan pemakaian listrik. Untuk membayar listrik yang kita gunakan sehari-hari tidak harus menunggu satu bulan lamanya baru kita membayar tagihannya. Belum lagi ketika kita terlambat membayarnya menyebabkan pembayaran semakin besar, sebab harus ditambah dengan biaya denda.

Dengan listrik prabayar, pembayaran listrik menjadi lebih praktis, cukup beli  token listrik sesuai dengan keinginan dan kemampuan, lalu gunakan listrik sampai batas kWh yang beli tersebut habis.  Jika telah habis atau mencapai batas bunti alarm pada meteran listrik kita, maka kita harus mengisinya atau top up kembali.

Ada banyak tempat yang menjual token atau voucher listrik ini. Dari mulai toko swalayan sampai warung tradisional pun ada yang menyediakan penjualan token listrik ini.

Dengan kemudahan ini, segala sesuatunya bisa kita lakukan sendiri, tanpa harus menunggu petugas PLN untuk sekedar mengisi kWh listrik di meteran rumah kita. Namun demikian, kemudahan ini bukan berarti tanpa kendala. Karena dalam beberapa kasus kita sering mengalami kegagalan dalam memasukkan token listrik ke meteran listrik yang kita miliki.

Inilah beberapa penyebab yang harus diketahui mengapa token atau voucher listrik tidak bisa masuk ke meteran listrik dan cara mengatasinya:

  • Salah Memasukkan Voucher Token Listrik

Hal pertama yang sering dialami adalah tidak telitinya kita ketika memasukkan 20 digit angka kode token voucher listrik pada meteran listrik di rumah kita sehingga menyebabkan kegagalan tokem masuk ke dalam meteran listrik.

Cara mengatasi adalah dengan membaca dan melihat lebih teliti lagi angka-angka yang tertera pada voucher token listrik tersebut, kemudian memasukkan kembali satu persatu dengan teliti. Jika ternyata masih gagal, berarti ada yang salah dengan voucher tokel listrik yang Anda miliki tersebut. Coba tanyakan kembali kepada penjualnya, mungkin ada kesalahan ketika memasukkan ID meter kita kedalam sistem komputer penjualnya.

  • Ada Masalah Pada Meteran Listrik
Adanya kerusakan atau masalah pada meteran listrik juga dapat menjadi penyebab voucher listrik tidak bisa masuk ke meteran listrik kita. Jika kita telah mencoba berulang kali memasukkan token listrik namun gagal, atau bahkan kita mencoba membeli voucher baru namun tetap juga gagal, kemungkinan ada masalah pada metaran listrik kita. 

Satu-satunya cara untuk mengatasi hal ini adalah dengan melapor ke petugas PLN atau meminta bantuan jasa teknisi listrik yang terdekat.
  • Over Limit pada Meter Listrik Prabayar (MPB)
Kemungkinan berikutnya yang menyebabkan voucher listrik tidak bisa masuk ke meteran listrik adalah karena batas pengisian listrik telah melebihi batas maksimum yang di perbolehkan pada jenis sambungan listrik di rumah kita. Misalnya sambungan listrik rumah kita adalah 1300VA atau 1,3kVA, maka batas maksimum listrik (kWh) yang boleh digunakan dalam satu bulan adalah 1,3VA x 720jam = 936kWh.

Untuk mengatasi masalah ini, tentu saja kita harus menghemat listrik agar batas maksimum yang diizinkan oleh meteran listrik kita tidak terlampaui.



Itulah beberapa langkah mudah yang bisa lakukan dalam mengatasi token yang tak bisa masuk ke meteran listrik kita. Untuk mengatasi masalah kesalahan pada saat memasukkan 20 digit angka token yang tercetak pada voucher listrik, maka sebaiknya token listrik di beli secara online, karena token akan bisa kita baca dengan jelas melalui smartphone kita.


Semoga bermanfaat,




Pencinta teknologi, yang hobi memotret dan berselancar di internet. Mencari dan mempelajari hal yang baru adalah suatu yang sangat disukainya dalam mengisi waktu.

Share this

---

Previous
Next Post »

Terimakasih buat rekan-rekan yang telah meluangkan waktu untuk memberi komentar.
Tapi maaf, saya moderasi terlebih dahulu, untuk menghindari spam